Surabaya - HUT ke-66 TNI hari ini digelar berbagai atraksi selain upacara. Diantaranya simulasi penanggulangan teror yang dilakukan Komando Wanita Angkatan Darat (Kowad), devile peralatan tempur serta atraksi bela diri Yong Mo Doo.

Untuk atraksi yang akan dilakukan prajurit Kowad bercerita tentang penangggulangan teroris yang melakukan penyanderaan di atas angkutan umum.

"Pokoknya seru dan menarik untuk disaksikan, karena kali ini yang melakukan prajurit wanita," kata Kolonel (inf) Sugiyono kepada Beberapa Wartawan TV, Rabu (5/10/2011).

Kepala Penerangan Kodam V Brawijaya ini juga mengatakan, atraksi selanjutnya bela diri yang dilakukan 400 prajurit gabungan secara kolosal atau semua gerakan akan diiringi musik.

"Sedangkan selaku Inspektur Upacara adalah Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Gatot Nurmantyo dan para undangan yang hadir diantaranya Gubernur Jatim dan Muspida Jatim serta petinggi 3 unsur TNI maupun para veteran," ujarnya.

Sementara peralatan tempur yang jarang dikeluarkan TNI juga akan dipamerkan. Diantaranya, 8 unit mobil Pertempuran jarak Dekat (PJD) yang digunakan oleh pasukan elit Kodam V Brawijaya, Batalyon 500/Raider.

Serta ada juga 4 unit tank Scorpion, 10 unit meriam 57 mm milik Arhanudse-8, 8 unit kendaraan lapis baja milik Kaveleri serbu 3, tank AMX 10 milik Marinir TNI AL, meriam Howitzer 122 mm, dan 3 unit helicopter milik Puspenerbal.

Usai upacara, kata Sugiyono, masyarakat diperbolehkan mendekati alat-alat tempur milik TNI.

0 komentar:

Posting Komentar